IKPM KAIRO

Selasa, 13 Agustus 2019

Halal bi Halal , Aji Surya : Kurban itu Muaranya Adalah Cinta
13.08.000 Comments
(Doc) Aji Surya tengah memberikan sambutan dalam Halal bi Halal IKPM di KSW, Hayy Asyir, Selasa (12/8).

IKPMKairo— IKPM Cabang Kairo menggelar tradisi silaturrahim antar warganya dalam  acara Halal bi Halal. Acara yang dalam rangka memperingati Hari Raya Idul Adha tersebut dimulai sekitar pukul 18.00 CLT, berlangsung di Aula KSW (Kelompok Studi Walisongo), Hay Asyir, Senin (12/8).

Dalam acara Halal bi Halal ini, hadir sebagian warga IKPM sekaligus seniornya. Sayang, tempat yang kurang luas sangat membatasi jumlah yang hadir.

Turut hadir pula Aji Surya selaku senior IKPM sekaligus Wakil Duta Besar KBRI Kairo dan Protokoler Konsuler Iwa Mulyana dalam acara Halal bi Halal.

"Yang saya pahami tentang Hari Raya Kurban, itu semua muaranya adalah cinta. Ketika Nabi Ibrahim mau mengurbankan Nabi Ismail itu karena cinta kepada Allah. Allah memerintahkannya pasti juga karena cinta. Dan ketika Allah menggantikan Nabi Ismail dengan domba, bukankah itu juga karena cinta?" Tutur Aji Surya yang akrab disapa Pakde.
(Doc) Iringan rebana dan shalawatan dalam Halal bi Halal IKPM.

Dalam kesempatan itu, salah satu ketua IKPM Cabang Kairo,  Musthofa Fadhila Akbar mengucapkan terima kasih banyak atas kehadiran warga IKPM dalam acara Halal bi Halal.

"Mudah-mudahan apa yang menjadi niat dari kita semua mendapat ridha dan pahala dari Allah swt" harapnya diakhir sambutan.
(Doc) Hadirin keluarga IKPM akhwat dalam Halal bi Halal IKPM.

Acara tersebut berlangsung meriah dengan hidangan gulai dan sate kambing yang diiringi oleh musik rebana dan shalawat. Halal bi Halal IKPM Cab. Kairo usai pada pukul 21.00 CLT.

Rep. Zuyyina Camelia Is Karima
Red. Rahmadi Prima
Reading Time:

Senin, 12 Agustus 2019

Belum Sempat Disembelih, Domba Kurban Ghazi Ditemukan Tewas
16.24.000 Comments
(Doc) Domba milik angkatan kedatangan 2018, Ghazi, ditemukan tewas (11/8) di kandang pemeliharaan belakang sekretariat IKPM Cab. Kairo.

IKPMKairo - Domba milik angkatan kedatangan 2018, Ghazi, ditemukan mati di kandang pemeliharaan hewan kurban. Tepatnya di belakang sekretariat IKPM Cab. Kairo Ahad(11/8). Kejadian pertama kali diketahui oleh ketua IKPM Cab. Kairo Musthofa Fadhila Akbar.

"Ini namanya musibah yang tidak kita inginkan. Kesannya cukup sedih, lumayan histeris dikalangan masisir. Masalahnya dari pedagang syirkahnya, karena ada yang dimasukin kedalam perutnya dan ketika mati ada air yang keluar dari mulutnya,"ujarnya.

Adam Huda selaku ketua IKPM Cab. Kairo, menyatakan, "kemaren yang membeli otomatis dari panitia, teman-teman IKPM dan senior-senior. Ketika itu jam 14.00 siang seharusnya ada yang jaga tapi dua orang itu gak ada yang jaga dan ketika itu ammu yang disana mengunci kandang dari luar, makanya gak ada yang bisa kedalam dan ketika masuk uda mati."

Tewasnya hewan kurban membuat ketua Ghazi, Muhammad Zaky kecewa. "Kejadian matinya hewan Ghazi yang mungkin tidak bisa kita prediksi, Ini mungkin qodarullah, hewan tersebut mungkin mati sebelum disembelih. Namun kalau perasaan sebagai ketua Ghazi sendiri sedikit agak kecewa, kecewa terhadap pemeliharaan hewan kurban tersebut. Kami juga sangat menyayangkan dan akhirnya dari ketua Ghazi pun mengambil keputusan meminta ganti rugi dari ketua panitia kurban, karena kita tau sendiri ini bukan uang pribadi, jadi saya minta pertanggungjawaban saja, kami minta ganti rugi namun tidak seharga domba yang kemaren, untuk kemaslahatan bersama," ungkap Zaky.

Ketuapanitia kurban, Faizal Reza Amrulloh menegaskan hewan kurban Ghazi yang mati diganti oleh panitia.

"Yang lajnah Ghazi, Yang ngumpulin uang Ghazi, Yang jadi korban Ghazi. agak kecewa, tapi insyaallah dari ketua sendiri siap menggantikan itu," ujar anggota Ghazi Yusuf Apriya Guna.

Kejadian ini cukup menarik perhatian khususnya Dewan Pengawas Anggota (DPO) IKPM, Nurman Haris."Itu belum tau pasti penyebabnya apa. Itu karena kemaren, ketika kita tanya-tanya agak lengah sedikit, pintunya tertutup dan ketika dilihat udah mati. Dan saya dapat kabarnya dirumah, makanya ketika dapat kabar langsung kesini. Mungkin nanti dalam pemeliharaannya kita harus melihat terus dan dipantau, karena ini punya orang bukan punya kita,"ujarnya.

Rep. Sri Ayu Munassaroh
Red. Rahmadi Prima
Reading Time:
Idul Adha, IKPM  Eksekusi 23 Hewan Kurban
14.35.000 Comments
(Doc) Panitia sedang menyembelih kambing kurban di belakang sekretariat IKPM (12/8).

IKPMKairo- Senin (12/8) IKPM Cabang Kairo gelar penyembelihan hewan kurban di daerah Gami Hay Asyir, tepatnya dibelakang kantor sekretariat IKPM Cabang Kairo. Berbeda dengan tahun sebelumnya, kali ini IKPM menyembelih 23 ekor hewan kurban diantaranya 5 domba dan 18 kambing dengan pendataan angkatan Ghazi berkurban 1 kambing, Kenzo 1 kambing, mediator Mumtaza 2 kambing, dan sisanya dari ahlu kurban.  Harga hewan pun bervariasi, mulai dari 1500 EGP hingga 3700 EGP.

“Alhamdulillah tahun ini lebih banyak dari tahun kemarin. IKPM diamanati lebih sama masisir, tetapi ada beberapa kendala yaitu kekurangan tempat, tenaga, dan alat,” ungkap ketua panitia kurban Faizal Reza.

Tahun ini, Ghazi, angkatan kedatangan IKPM tahun 2018, diberi amanah untuk menjalankan kepanitiaan kurban. Dengan jumlah 23 hewan kurban, 22 hewan dinyatakan berkondisi baik dan 1 hewan kurban lainnya berkondisikan kurang sehat.

Seluruh panitia kurban, akan menyelesaikan pemotongan dan penyembelihan dalam satu hari penuh. Pembagian dari total hewan kurban sebagian akan dipakai untuk acara halal bi halal dan sebagian yang lainnya akan didistribusikan untuk seluruh warga IKPM dan tetangga sekitar.

“Kepanitiaan ini bukan sekedar panitia, panitia ini  adalah untuk hal ibadah, ini adalah hal yang 'khotir' atau darurat. Dari panitia sendiri harus memahami tata cara penyembelihan, kemudian pemotongan dan lain sebagainya. Karena ditakutkan akan mempengaruhi hal ibadah itu sendiri,” tutur ketua IKPM periode 2018/2019 Nurman Haris disela kesibukkannya.

Adam Huda Haqiqi selaku ketua IKPM memaparkan, “untuk kepanitiaan tahun ini alhamdulillah lebih baik dari tahun sebelumnya, kesalahan-kesalahan yang ada sudah diminimalisir karena adanya seminar-seminar kemarin, yang mempermudah panitia untuk melangkah menjadi lebih baik."

Penyembelihan kurban usai pukul 11.00 CLT. Berikutnya, diikuti dengan pembagian daging kepada senior dan warga IKPM.

Rep. Diany Mumtaz Hanifiah
Red. Rahmadi Prima
Reading Time:

Minggu, 11 Agustus 2019

Apresiasi Getar Vol.XII, Dubes RI Helmy Fauzi: melalui Getar, Budaya Indonesia Semakin Dikenal Dunia
22.16.000 Comments

(Doc) Hemy Fauzi selaku Dubes RI untuk Kairo tengah memberikan sambutan dalam acara GETAR Vol.XII

IKPMKAIRO - Gema Takbir Akbar (Getar) Vol. XII sukses ramaikan malam takbiran Mesir pada Sabtu (10/8) di Aula American Future School, Kairo. Bapak Duta Besar RI untuk Kairo, Helmy Fauzi membuka acara yang dihadiri ratusan Masisir, warga Mesir hingga Parlemen Wafidin. Dubes RI Helmy Fauzi mengapresiasi penuh Getar Vol.XII, baginya, melalui Getar budaya Indonesia semakin dikenal dunia.

Pukul 18.00 CLT, Helmy Fauzi didampingi Wakil Dubes RI Aji Surya, Atdikbud KBRI Utsman Syihab, Presiden PPMI, Ketua IKPM Cabang Kairo dan Ketua Panitia Getar Vol. XII, membuka Getar Vol. XII secara simbolik dengan menabuh beduk, yang seketika disambut sorak sorai penonton.

Dalam sambutannya, Helmy menyampaikan bahwa acara GETAR yang telah menjadi rutinitas tahunan selama 12 tahun ini banyak memberi nilai positif dalam mengenalkan seni dan budaya Nusantara. Melalui GETAR  pula, Indonesia kian luas dikenal dunia.

"Gema Takbir Akbar ini acara spektakuker yang disajikan oleh Masisir, dirangkai dengan begitu cantik, menampilkan ragam seni dan budaya Indonesia kepada dunia. Kami ucapkan selamat dan sukses kepada seluruh yang terlibat, karena kalian benar-benar aset berharga Indonesia. Dengan ini, seni dan budaya Indonesia kian dikenal dunia." Ujar Helmy.

Sepanjang acara, pemirsa disuguhi berbagai macam ragam penampilan budaya Nusantara yang atraktif dan beragam. Diantaranya seni gamelan dan wayang kulit, tari-tarian daerah, lomba takbir akbar antar kekeluargaan, penampilan spesial dari mahasiswa Pakistan hingga pembagian doorprize dan tak lupa bazar yang menghadirkan berbagai kuliner ala Nusantara.
(Doc) KM-NTB tengah menampilkan Tari Kecak dalam GETAR Vol. XII

Presiden Persatuan Pelajar Pakistan di Mesir Faheem Ullah mengutarakan kesannya akan GETAR Vol.XII. Bagi mereka, mahasiswa Indonesia di Mesir selalu mampu menghadirkan acara yang asyik nan sarat budaya, oleh karenanya mereka turut berpartisipasi dalam GETAR Vol.XII.

"Gema Takbir Akbar selalu menjadi acara yang ditunggu para Wafidin di Mesir, karena Mahasiswa Indonesia di Mesir selalu berhasil memberikan acara yang sangat berkesan bagi kami, maka kami pun turut berpartisipasi meramaikan GETAR Vol.XII, dengan ini kami mampu belajar banyak bagaimana menata acara dengan baik." Komentar Faheem Ullah yang turut hadir bersama belasan Mahasiswa Pakistan lainnya.

Setelah hampir selama satu bulan persiapan dan selama itu pula menjadi perbincangan, GETAR Vol.XII dinilai menuai sukses besar dengan sajian apik dari Mahasiswa Mesir di Indonesia untuk meramaikan malam takbiran 'Idul Adha 1440 H. Semoga kedepannya acara ini dapat membawa semakin banyak manfaat bagi berbagai kalangan.


Rep. Hilmi Ghifaria
Red. Rahmadi Prima
Reading Time:
Sambut Idul Adha; IKPM Gelar GETAR Vol. XII
21.46.000 Comments
(Doc) Penampilan Hadroh dari afiliatif Nahdhatul Ulama (NU) dalam GETAR Vol. XII

IKPMKairo- Semarak malam Idul Adha 1440 Kairo dimeriahkan dengan Gema Takbir Akbar Volume XII (GETAR Vol.XII) yang dilaksanakan di Aula American Future School (AFS) pada Sabtu (10/08).

"Memperkenalkan Budaya Takbiran Indonesia kepada Dunia Melalui Sejarah Perjalanan Dakwah Islam di Nusantara," menjadi tajuk utama pada acara GETAR Vol. XII ini.

"Meskipun udah bolak balik ikut acara seperti ini, tetep aja seneng. Karena momen seperti acara getar ini bisa buat hati lebih bahagia. Meskipun kita gak pulang ke kampung halaman, kita masih ketemu dengan keluarga setanah air di sini." Ujar Lili Nur Indah, peserta lomba Takbir Akbar dari HMMSU.

Pukul 20.00, Masisir telah memenuhi Aula AFS, bahkan sebelum Grand Opening berlangsung. Penampilan Drama Nusantara yang disuguhkan pada awal acara, mampu menyedot antusiasme dan semangat para peserta maupun penonton acara.

"Ada sekitar sebulan lebih tiga atau empat hari setelah kami dilantik menjadi dewan pengurus IKPM Cab. Kairo, selama itu juga kami sudah mempersiapkan acara GETAR ini" terang Izzat Dhiyaurrohman, selaku ketua panitia GETAR Vol. XII.

"Dari penampilan para peserta, lighting dan background sudah sangat keren. Hanya saja, untuk hiasan aula, berikan sesuatu yang lebih menonjol di salah satu sisi aula. Agar totalitas kesan hiasan, bukan hanya pada background saja. Juga perlu dihimbau kembali tentang jarak antara ikhwan dan akhwat dalam acara" ujar Nabila Sa'adatul Husna, pelajar yang berasal dari kekeluargaan KMNTB.

Rep. Farrah ND
Red. Rahmadi P
Reading Time: