Rahasia Berjalan di atas Bara Api - IKPM KAIRO

Minggu, 29 Juni 2014

Rahasia Berjalan di atas Bara Api


Seringkali kita melihat atraksi atau pertunjukan berjalan diatas bara api yang panas. Dan anehnya para peraga atraksi tidak terlihat kepanasan pada bagian kakinya, padahal mereka melewati bara api yang terlihat apinya.

Sebenarnya, tersimpan sebuah rahasia di balik kenapa seseorang bisa berjalan diatas bara api, tanpa merasa sakit sedikitpun. Rahasia ini utamanya terletak pada bara api itu sendiri, bukan kaki seseorang yang kebal terhadap api.

Jika kita melihat lebih teliti ketika pertunjukan bara api, maka kita akan melihat arang yang berwarna merah akibat terbakar oleh api, dan bukan menggunakan besi panas sebagai alat
pertunjukan.

Perlu kita ketahui, bahwa bara api yang dari kayu yang terlihat sangat panas, sebenarnya tidaklah terlalu panas. Hal ini disebabkan karena potongan kayu-kayu tersebut mengandung banyak senyawa karbon, dan beberapa molekul organiknya mudah menguap, termasuk menguapkan air. Ketika kayu dipanaskan, molekul organik akan menguap karena panas api akan menguapkan semua senyawa organik volatil (mudah menguap) dan air. Setelah terjadi pembakaran, maka hanya tersisa senyawa karbon yang hampir murni, dan karbon adalah salah satu unsur yang paling ringan.

Senyawa karbon yang ringan ini merupakan penghantar api yang buruk sehingga tidak mudah membakar kaki. Namun, tidak berarti senyawa karbon tidak menghantarkan panas, tetapi tetap saja bara api yang diinjak terasa panas. Ditambah lagi, karena para peraga atraksi sering latihan, dan melintasi bara api dengan cepatnya, sehingga bara api yang diinjak tidak akan bisa membakar kaki mereka.

Itulah rahasia para peraga atraksi bisa dengan mudahnya menginjak dan melewati setumpuk bara api, dan ditambah dengan latihan khusus.


Tidak ada komentar: