Hikmah Nabawai (1) - IKPM KAIRO

Sabtu, 21 Februari 2015

Hikmah Nabawai (1)



إِذَا مَرِضَ الْعَبْدُ أَوْ سَافَرَ كُتِبَ لَهُ مِثْلَ مَا كَانَ يَعْمَلُ مُقِيْمًا صَالِحًا 

#Apabila seorang hamba sedang sakit atau bepergian, maka pahalanya akan tetap dicatat sesuai dgn amalan2 yg biasa dia lakukan di saat sehat dan tdk bepergian (HR Bukhari 2774)

Hadis ini sangat menyentak saya, salah satu hamba-Nya yg sering melakukan maksiat, apalagi 'hanya' melalaikan sunnah bahkan kewajiban :(..cukuplah hal ini menjadi bahan kontemplasi pribadi saya sendiri..dalam tulisan singkat ini, saya ingin berbagi beberapa hikmah yg terlintas di benak saat membaca sabda Nabi ini..

Maha Rahim-Rahmannya Allah
Dalam surat al-An'am ayat 160 Allah berfirman "Barangsiapa membawa amal yang baik, maka baginya (pahala) sepuluh kali lipat amalnya; dan barangsiapa yang membawa perbuatan jahat maka dia tidak diberi pembalasan melainkan seimbang dengan kejahatannya, sedang mereka sedikitpun tidak dianiaya (dirugikan)". Sontak saat 'menemukan' hadis diatas, saya teringat ayat ini. Betapa Rahimnya Allah kepada para hamba-Nya, sudah dapat 10 kebaikan, jika amal soleh itu dilakukan oleh seorang hamba dgn rutin pada masa sehat, maka dia akan mendapat 'bonus' pahala di saat sakit dan bepergian. Bukankah sakit itu datangnya dari Allah?, sedangkan safar dikatakan sebagai"dharbatun minal 'azab" (secuil dari azab), karena masyaqqah (kesulitan) sangat identik dengannya, bahkan shalat pun diringankan menjadi setengahnya bagi seseorang yg bepergian.

Kalau sudah punya Tuhan yg seperti ini, masih mau "nyari Tuhan" lagi? atau mau ikut tren pluralisme. Saya nggak deh :p

Sehat adalah Cobaan dari Tuhan
Sehat adalah tolok ukur kepribadian hamba di mata Tuhan. Cukup fair bukan? apalagi mendapat bonus pahala di kala sakit. Timbul pertanyaan; trus klo yg sering maksiat, di saat sakitnya dia dapat apa dong? jawabannya simpel, pada hakekatnya dia telah mendapatkan 'pertolongan' dari Tuhannya. Dengan sakit dia dapat menjauhi maksiat yg sering dilakukan semasa sehat. Karena sebagian manusia dapat sadar dgn 'azab', sedangkan yg lainnya dgn 'nikmat'.

Jadi tunggu apalagi!? mulai biasakan shalat sunnah, puasa sunnah, dan sedekah. Tentu dgn meningkatkan kualitas dlm kewajiban. Sehingga disaat sakit, kita dapat bonus gratis tis tis :D

Segini dulu kontemplasi kita hari ini..
klo ada lagi, nanti ditambahkan sendiri :)

Tidak ada komentar: