Top Ad unit 728 × 90

Home

KHULASOH

Oleh : Wayan Faradisa

Selazimnya bukan waktunya lagi untuk seorang mahasiswa menjelaskan makna serta faidah dari jendela ilmu, karena seharusnya sudah jadi kebutuhan pokok. Pada dasarnya tidak dikatakan seorang mahasiswa apabila ia belum melakukan empat unsur tersebut; membaca, menulis, meneliti, dan berdiskusi. Karena apa yang didengar, apa yang dilihat, dan apa yang dirasakan dapat menjadi sebuah inspirasi untuk kehidupan mendatang, entah ia membaca atau hasil pengamatan dari sebuah perjalanan kehidupan kemudian mengargumentasikannya dalam sebuah opini atau bertukar pikiran dengan orang lain agar mendapat perspektif berbeda sebagai tandingan terhadap opini kita, demikian untuk membentuk kita menjadi pribadi kritis dan women out of the box yang wawasannya tidak terpaku pada satu kesimpulan saja.
            Setiap kehidupan punya cerita, setiap cerita punya kehidupan. Perlu kiranya kita berkaca terhadap kehidupan orang lain untuk dijadikan inspirasi serta motivasi dalam menempuh kehidupan mendatang dimana kisah mereka terkadang mengajarkan kita banyak hal, jangan sampai terjerumus ke lubang yang sama, hidup sekali hiduplah yang berarti. Orang sering berkata “be your self”, tapi apalah artinya your self? jika tidak menyimpan banyak hal positif dalam diri. Apa salahnya melihat kemudian mencontoh orang lain jika memang hal tersebut berdampak positif. Karena tak ada kata terlambat untuh sebuah permulaan.
            Nah dari pemaparan di atas, perlu kiranya sobat cakrawala menyelami kisah dalam buku    
berjudul           : “Rindu”                                                                                                                      penulis          : Tere Liye                                                                                                          penerbit        : Republika                                                                                                          cetakan          : II, November 2014                                                                                                 tebal             : 544 halaman                                                                                                      ISBN          : 9786-028-997-904   
 Buku ini mengisahkan tentang lima kisah dalam satu perjalanan panjang membayar rindu memenuhi panggilan Ilahi.bermula dari pejalanan laut menuju Baitul Haram, membutuhkan waktu berhari-hari untuk dapat sampai ke sana.membuka satu persatu misteri yang tersimpan. Dari keluarga saudagar sukses, dari seorang klasi, seorang pemuka agama, dari seorang guru ngaji dan pasangan suami istri paruh baya, seperti terlihat bahagia, bak air tak tampak gelombang, hanya terlihat tenang. Namun apa kiranya rahasia di balik semua itu? Semuanya terkuak di atas kapal perjalanan laut. Ini adalah kisah tentang masa lalu yang memilukan, tentang kebencian kepada seorang yang harusnya disayangi, tentang kehilangan kekasih hati, tentang cinta sejati, tentang kemunafikan. Nah, penasaran kan bagaimana kisahnya? Segera hunting selagi masih hangat dan selamat membaca.
KHULASOH Reviewed by syamsul ma'arif on 15.42.00 Rating: 5

Tidak ada komentar:

All Rights Reserved by IKPM KAIRO © 2014 - 2015
Designed by Themes24x7

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.