Ditemukan Kuburan Kuno Tempat Jutaan Mumi Bersemayam - IKPM KAIRO

Minggu, 05 April 2015

Ditemukan Kuburan Kuno Tempat Jutaan Mumi Bersemayam


Tim arkeologis dari Universitas Brigham Young, Provo, Utah, Amerika Serikat menemukan lokasi bersejarah di Mesir, yakni sebuah kuburan kuno yang menjadi tempat bersemayam bagi lebih dari 1 juta mumi.

Pemakaman itu dinamakan Fag el-Gamous -- yang secara harfiah berarti 'Jalan Air Kerbau', sebagaimana nama jalan di dekat kuburan tersebut. Demikian yang dikutipLiputan6.com dari Live Science, Rabu (17/12/2014).

Temuan ini didapatkan tim arkeolog Negeri Paman Sam setelah melakukan penelitian panjang di sejumlah piramida sekitar kuburan selama kurang lebih 30 tahun. Dalam kurun waktu itu, mereka menemukan lebih dari 1 juta mumi.

Dari struktur lokasi, para ilmuwan tersebut meyakini bahwa jutaan mumi itu disemayamkan pada sekitar 1.500 tahun silam saat Kekaisaran Bizantium atau Romawi Timur menguasai Mesir dari Abad 1 sampai Abad 7 Masehi.

"Kami yakin kuburan ini merupakan tempat untuk lebih dari 1 juta mumi. Tempat ini sangat luas dan 'padat'," ujar Ketua Tim Arkeolog yang juga Profesor di Bidang Kitab Kuno Universitas Brigham Young, Kerry Muhleistein.

Paparan tersebut Kerry sampaikan dalam presentasinya di acara Society for the Study of Egyptian Antiquities Scholars Colloquium di Toronto, November 2014 lalu.

Dijelaskan dia, pemakaman tersebut bukan tempat peristirahatan terakhir bagi raja atau pun bangsawan, melainkan rakyat biasa. Sebab jutaan mumi tersebut disemayamkan tanpa peti mati."Saya belum bisa memastikan apakah para mumi di tempat ini adalah mereka yang mengalami mumifikasi atau dibalsem secara massal," kata Kerry.

Tim arkeolog juga menemukan sejumlah barang berharga yang diduga kuat milik mumi-mumi tersebut. Misalnya kain lenan, cermin, dan sepatu berwarna warni. "Ada banyak harga benda yang mereka punya dan diletakkan di kuburan ini."

Lebih lanjut kata Kerry, temuan lainnya adalah ada anak mumi yang dikubur dengan beberapa mumi dewasa. Mumi kecil itu mengenakan kalung dan dua gelang pada setiap lengan.

Peneliti menduga mumi cilik itu adalah seorang bayi perempuan berusia 18 bulan. Dengan cara pemakaman jasad yang begitu maksimal menunjukkan bahwa pihak keluarga sangat menyayangi bocah itu.

"Kami menemukan bukti bahwa mereka berusaha membalsem mayat dengan maksimal. Jari-jari dan kuku kaki, lidah dan otak diawetkan secara luar biasa," kata Kerry. "Mereka berhasil melakukannya dengan sempurna. Pemakaman yang indah untuk si bocah."

Tidak ada komentar: