Hari Kedua: Santri Gontor Kunjungi Alexandria - IKPM KAIRO

Kamis, 18 Juni 2015

Hari Kedua: Santri Gontor Kunjungi Alexandria

Negeri Mesir selain terkenal dengan Universitas Al-Azhar sebagai ka’batul qushad bagi para pencari ilmu juga tersohor dengan berbagai peninggalan bersejarah yang menarik bagi para wisatawan domestik maupun internasional. Aset-aset berharga tersebut tersebar di berbagai wilayah Mesir, termasuk di ibukota yaitu Kairo dan juga kota terbesar kedua yaitu Alexandria.

Setelah pada hari pertama peserta Rihlah Tsaqofiyah wa Lughawiyah mengunjungi Piramid dan Spink di kota Kairo, kali ini mereka mendapat kesempatan untuk menyambangi kota Alexandria atau orang Mesir kerap menyebutnya Iskandariah.  

Rombongan bertolak menuju kota Alexandria pada Selasa (16/6) pagi dengan menempuh perjalanan kurang lebih selama 3 jam. Sewaktu di bus, ust. Muhammad selaku tour guide menjelaskan bahwa Kota Alexandria  yang terletak di pinggir laut Mediterania dibangun oleh Alexander The Great (Iskandar Zulkarnain) dari Imperium Romawi  pada tahun 332 SM. 

Setibanya di Alexandria, rombongan langsung mengunjungi Benteng Qaitbay yang terletak di sebelah utara pesisir laut. Bangunan ini didirikan oleh Sultan Al-Ashraf Sayf al-Din Qait Bay pada abad ke 15. Sebelum masuk ke dalam benteng tersebut para peserta diberi penjelasan mengenai sejarah benteng itu. 

Setelah satu jam mengelilingi Benteng Qaitbay rombongan singgah sejenak di Masjid Abu Abbas al Mursi guna melakukan solat dzuhur. Setelah itu langsung bertolak menuju Perpustakaan Alexandria yang terletak di sebelah selatan benteng. Dengan tiket masuk seharga 2 le para peserta dapat menjelajahi seluruh sudut perpustakaan. 

Kemudian kunjungan ke Alexandria ditutup dengan menikmati pemandangan sunset di Taman Montaza yang didalamnya terdapat Istana Raja Farouk.     


Tidak ada komentar: