Puisi - IKPM KAIRO

Sabtu, 29 Agustus 2015

Puisi

Surat Kecil untuk Indonesiaku


Negeriku . . .
bagaimana kabarmu?
sudah lama tak kudengar berita tentangmu
tetapi, mengapa begitu banyak berita tentangmu?
kenaikan BBM . . .
mahalnya pendidikan . . .
setiap harinya pemuda-pemudi berjas
berdiri di tengah jalan meneriakkan tentang keadilan

Tahukah kamu?
disini beberapa penduduk mesir mengetahui tentangmu
mereka mengenal bapak Presiden kita Soekarno
mereka juga tahu negeri kita kaya
kaya akan alam, budaya, dan keberagamannya.
sampai mengganggap bahwa kita semua orang-orang yang kaya

Namun sayangnya hal itu tidak sama dengan yang mereka fikirkan
masih banyak saudaraku di sana yang cukup sulit memakan sesuap nasi
masih banyak anak-anak yang belum mendapatkan pendidikan yang layak
alam yang sejatinya milik kita telah dimiliki orang lain
kita bak buruh di negeri sendiri.

Negeriku . . .
sampaikan salam rinduku untuk
alamku, hutanku, samuderaku, bahkan saudara-saudaraku dari sabang sampai merauke.
katakan bahwa "AKU BANGGA menjadi ANAK INDONESIA"
bagaimana pun dan dalam keadaan apapun.
karena sejatinya INDONESIA laksana Ibu Pertiwi yang melahirkan orang-orang hebat
walaupun kau jauh dari pelupuk mataku, namun dalam jiwaku ada bendera Merah Putihmu.


Oleh: Fikriyatul Ilmi

Tidak ada komentar: