Dialog Umat, Peran Azhari Dalam Membangkitkan Potensi Umat I - IKPM KAIRO

Jumat, 17 Februari 2017

Dialog Umat, Peran Azhari Dalam Membangkitkan Potensi Umat I

IKPM, Cairo- PCIM Muhammadiyah beserta IKPM Cabang kairo sukses mengadakan acara besar bertajuk Dialog Keumatan pada Senin (13/2) di Sekretariat PCIM Mesir. Acara yang bertema “Peran Azhary Dalam Membangkitkan Potensi Umat” ini dihadiri oleh 100 lebih Masisir.

Hadir pada dialog ini Pimpinan Pondok Pesantren Modern Tazakka, Batang, Jawa Tengah, KH Anang Rikza Masyhadi, Ma.  Dan ATDIKBUD Dr Usman Syihab. “Beliau (KH Anang) di Mesir sedang dalam rangka membalas kunjugan Grand Syeikh yang kemarin datang ke Indonesia, sekaligus bersilaturahmi dengan para Masyayikh dan Masisir.” Terang Athar, Ketua IKPM Kairo.

Dalam dialognya KH Anang menjelaskan peranan seorang Azhari di Tanah Air adalah membawa dua risalah, risalah Islam dan risalah Al Azhar. Dalam penerapannya seorang azhari nantinya akan dihadapkan pada tiga peran penting : Peran Keumatan, Peran Kebangsaan dan Peran Internasional.

Peran keumatan adalah bagaimana membina umat mulai dari mengajar di Surau, membina Pondok Pesantren, mendirikan lembaga pendidikan, mengembangkan metode-metode baru seperti metode tahfidz quran. Peran kebangsaan seperti merevisi Undang Undang. Itu adalah peran azhari pasca study 10-20 tahun. Kalau kawan2 tidak mengambil peran dalam kurun waktu tersebut, maka itu tanda2 ketinggalan. Karna produksi kader umat akan terus berlanjut. Ibarat dalam perdagangan, kawan2 adalah barang lama, Karena akan ada terus barang baru.

Dalam sambutannya  Usman Syihab menyampaikan beberapa hal lain diantaranya : “alumni Al Azhar lebih berpeluang bermanfaat lebih dari alumni lain, tidak seperti alumni lain yang berjurusan spesifik, kita bisa masuk di pemerintahan dan lain lain. Maka, awal mula membangun jaringan  adalah dengan bersikap 'terbuka' dan bisa bergaul dengan siapapun. Tidak apa-apa berkelompok asal jangan ekstrim dan tidak menerima kelompok lain.”

Acara berjalan dengan lancar selama kurang lebih empat jam, kegiatan dialog diakhiri dengan Tanya jawab yang diajukan oleh beberapa peserta. (ibnuIdris)





Tidak ada komentar: