Kembali Terbit, Majalah Latansa Kupas Tema Bermazhab Sebagai Edisi Pertama - IKPM KAIRO

Jumat, 06 Oktober 2017

Kembali Terbit, Majalah Latansa Kupas Tema Bermazhab Sebagai Edisi Pertama


                Ikpmkairo.com – Setelah kurang lebih satu periode tidak terbit, kini pada September 2017 M/ Dzulhijjah 1439 H, Majalah Latansa milik IKPM Kairo kembali terbit dengan mengulas tema urgensi bermazhab sebagai edisi pertamanya. Latansa adalah majalah edukatif yang dikelola dari beberapa warga IKPM Kairo sebagai wadah dan sarana tulis menulis bagi warga IKPM yang disajikan kepada seluruh elemen Masisir.

                Luthfiah Muflihah, Pimpinan Umum Latansa saat ini, mengatakan bahwasanya Latansa kali ini bukan hanya akan disajikan pada warga Masisir, melainkan bagi mahasiswa-mahasiswa di Indonesia, khususnya di UNIDA Gontor. Ia menerangkan bahwasanya gaung manhaj azhar mestinya didengar di Indonesia, apalagi di Gontor. “Maka majalah Latansa ini kurang lebih akan mewakili tulisan mahasiswa Indonesia di al-Azhar, khususnya para alumni Pondok Modern (PM)”, ujar Luthfiah.

                Pada edisi pertama ini Latansa mengupas semua permasalahan dalam bermazhab ; dari eksistensi mazhab empat, bagaimana kita bersikap terhadap mazhab, hingga meluruskan pemahaman bermazhab dan taklid—dengan melakukan wawancara ekslusif terhadap Syekh Hisyam Kamil al-Azhari al-Syafii— agar tidak terjerumus pada fanatik buta. Selain itu Latansa juga menghadirkan rubrik-rubrik seputar dunia islam, seperti khazanah, dunia kampus, biografi, kabar azhar dan lainnya.

                Presiden PPMI Mesir saat ini, Pangeran Arsyad, mengatakan bahwa majalah Latansa merupakan sebuah karya dan bukti produktifitas yang dihasilkan mahasiswa Indonesia di Mesir. Menurut sarjana Akidah Filsafat Universtas al-Azhar tersebut, dengan Latansa mahasiswa Indonesia di Mesir dapat ikut berpartisipasi dalam menyumbangkan gagasan dan pemikiran yang segar dalam ranah keilmuan Islam hingga ke Tanah Air. “Saya ucapkan selamat sebesar-besarnya kepada IKPM Kairo yang mampu menghadirkan Latansa”, ujar Pangeran.



                Senada dengan Pangeran, ketua IKPM sekarang, Fathan Fadhlurrahman, turut menghimbau para warga masisir untuk membaca majalah Latansa, karena diisi dengan berbagai ilmu dan pengetahuan. “Didalam majalah ini semua penulis dihimbau untuk mengambil referensi dari sumber yang benar dan terpercaya, agar dapat memberi semangat para pembaca untuk dapat menambahkan rasa semangat untuk membaca dan menumbukan rasa cinta terhadap ilmu, agama dan negara”, tutup Fathan.



Red : Bana


Tidak ada komentar: