IKPM Bershalawat, Syekh Zakaria: "Bangkitlah Dengan Meneladani Akhlak Rasulullah Saw” - IKPM KAIRO

Kamis, 15 Februari 2018

IKPM Bershalawat, Syekh Zakaria: "Bangkitlah Dengan Meneladani Akhlak Rasulullah Saw”

Doc : Syaikh Zakaria memberi tausyiah dalam acara IKPM bershalawat
IKPM, Kairo-  Rabu malam (14/2) , aula Pasangrahan KPMJB, Bawwabat, ramai oleh warga IKPM yang menghadiri acara majelis shalawat Rasulullah SAW. IKPM cabang Kairo selaku penyelenggara menghadirkan Syekh Zakaria Marzuq, imam besar masjid Al Azhar. "Acara Malam IKPM Kairo bershalawat kali ini merupakan yang pertama kali pada termin (semester-red) kedua. Sekaligus yang ketiga untuk tahun ajaran ini. Sebelumnya sudah kami adakan sebanyak dua kali. Acara ini memang salah satu agenda rutin IKPM cabang Kairo." ungkap Farhan Azis Wildani, ketua IKPM Kairo tahun ini.

Acara dimulai dengan pembacaan kitab shalawat Samthud Durror, dilanjutkan tausiyah dari Syekh Zakaria, pembacaan surah Al Fatihah untuk para pendiri dan pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor, untuk Indonesia dan seluruh mahasiswanya yang sedang menimba ilmu di negeri kinanah ini. Acara ditutup dengan doa maulid yang dibacakan oleh Ustadz Dziaul Haq, salah satu senior IKPM cabang Kairo.

“Bahwa saat ini kita sedang mengalami krisis akhlak. Solusi agar hal ini tak membuat keadaan umat muslim dunia semakin terpuruk dan kembali bangkit adalah dengan kembali meneladani akhlak Rasulullah. Meneladani berarti mempelajari akhlak Nabi SAW, mencontoh sikap-sikap beliau, layaknya tawadhu, sabar , dan akhlak lainnya. Rasulullah memang manusia, tapi bukan manusia biasa, manusia dengan sifat kemanusiaan yang lengkap. Kaamil Mukammal.” ujar imam besar masjid Al Azhar saat ini.

Beliau juga mengingatkan kembali tentang niat awal menuntut ilmu di negeri ini. Bukan sembarang kedatangan, tapi sebuah kedatangan dengan membawa amanat dan tujuan. “Akidah seorang tentara muslim di lapangan adalah akidah islami yang berlandaskan atas perkataan Rasulullah. Oleh karena itu,  belajar di Universitas Al Azhar adalah pilihan yang tepat. Karena menurut beliau, karakteristik seorang Azhari adalah wasathi, menghargai perbedaan, dan juga cinta akan ilmu.” tegas Syekh Zakaria.

Syekh Zakaria menutup tausiyah dengan menyampaikan harapan bahwasanya mahasiswa Indonesia yang sedang bermukim di Mesir benar benar bisa menyampaikan risalah Azhari ketika kembali ke kampung halaman kelak, sehubungan dengan firman Allah, " Dan tidak sepatutnya orang -orang mukmin itu semuanya pergi (ke medan perang. Mengapa sebagian dari setiap golongan di antara mereka tidak pergi untuk memperdalam pengetahuan agama mereka dan untuk memberi peringatan kepada kaumnya apabila mereka telah kembali, agar mereka dapat menjaga dirinya." QS. At Taubah : 122.

Syekh Zakaria sebelumnya pernah ke Indonesia, bahkan sempat berkunjung ke Pondok Modern Darussalam Gontor. Beliau bertemu banyak tokoh di Indonesia, dan yang menggembirakan beliau adalah, mereka semua adalah tamatan Al Azhar. Ada Imam Jazuri, salah satu pimpinan pondok Cirebon, beliau juga menyebutkan nama Ustadz Mukhlison, pimpinan pondok Al Hikmah.

Rep/Red : Farah/Fakhri

Tidak ada komentar: