Muhammad Nabigh Raih Juara Dalam Acara OPQ (Olimpiade Pecinta Qur’an) 2 - IKPM KAIRO

Sabtu, 28 Juli 2018

Muhammad Nabigh Raih Juara Dalam Acara OPQ (Olimpiade Pecinta Qur’an) 2



Muhammad Nabigh al-Hadzdzaq dan Nayyira Misykal Azhar putra dan putri Ustadzah Aminah Nur Fida  pada Grand Final acara  OPQ (Olimpiade Pecinta Qur’an) 2 (15/6)


Kairo -  Muhammad Nabigh al-Hadzdzaq dan Nayyira Misykal Azhar putra dan putri Ustadzah Aminah Nur Fida yang merupakan alumni gontor putri dan al Azhar ini raih juara dalam acara OPQ 2 Mesir. 15 Juni 2018 merupakan grand final acara OPQ (Olimpiade Pecinta Qur’an) 2 Mesir yang diselenggarakan di Aula Keemas. Lomba ODJ OPQ 2 ini adalah salah satu rangkaian kegiatan ODOJ pusat yang diadakan setiap dua tahun sekali. Adapun peserta dari OPQ 2 terdiri dari semua kalangan, anak-anak hingga dewasa.

Muhammad Habiburrahman selaku ketua panitia OPQ 2 Mesir menyampaikan, “diselenggarakan OPQ 2 ini agar semangat membumikan Al-Qur’an tidak luntur, dengan adanya lomba-lomba pun bisa memotivasi tiap orang untuk berlomba-lomba dalam kebaikan, terutama yang berkaitan dengan Al-Qur’an.”

Seminar Al-Qur’an dengan tema Dakwah Al-Qur’an di Era Milenial juga turut hadir dalam acara OPQ 2 ini. Doktor Kamil El-Laboody menyampaikan bahwa salah satu cara agar hafalan Al-Qur’an tidak mudah hilang adalah dengan membaca satu ayat disetiap rakaat sholat. Sedangkan cara berinteraksi dengan Al-Qur’an di era modern adalah dengan tidak melalaikan dan memperhatikannya setiap saat. Sebenarnya mencintai Al-Qur’an itu mudah saja, dengan point-point yang sudah dipaparkan diatas. Juga setiap dari kita agar memacu semangat tiap orang untuk membumikan Al-Qur’an. 

Para finalis yang berhasil maju dalam duta ODOJ dan mendapatkan peringkat utama diantaranya Deangga Rahmatillah kategori ikhwan, Lili Nurindah Sari kategori akhwat dalam Cabang Musabaqoh Tilawatil Qur’an. M. Andrian H kategori ikhwan, Janiah Dahriyansyah kategori akhwat, Muhammad  Nabigh Al Hadzdzaq kategori anak dalam Cabang Musabaqoh Hifdzil Qur’an. Baharuddin Ikhwan dalam Cabang Tafsir Qur’an, Hidayatullah dalam Cabang Kaligrafi, Syauqi Alif dalam Cabang Puisi. Wildan Rochman Hakim dalam Cabang Cerpen.

Aminah Nur Fida dan Sugeng Fida yang merupakan orang tua dari dua finalis memberikan pesan, “Diantara konsep kami menuntun anak-anak adalah ketauladanan, kesabaran dan keistiqamahan. Kekompakan kedua orang tua juga penting. Memanfaatkan moment-moment pertemuan dengan para mahasiswa untuk melatih mental anak-anak dengan memberikan kesempatan kepada mereka untuk tampil dengan hafalan mereka. Untuk menjaga semangat anak-anak diantaranya dengan iming-iming hadiah untuk setiap keberhasilan meraih target belajar dan menghafal. Memanfaatkan waktu-waktu aktif dan keadaan kondusif dengan seefesien mungkin. Cerita-cerita islami dengan bahasa singkat dan sederhana juga sangat membantu menarik perhatian anak-anak. Ingatkan selalu anak-anak dengan shalat, hafalan Al-Qur’an dan akhlaq mulia. Musyawarah selalu langkah-langkah yang ingin diambil orang tua berkaitan dengan program pendidikan anak. Jika sang bapak bekerja, maka jangan lupa memperhatikan kondisi sang ibu juga anak-anak dengan segala kebutuhan ruhanniyah mereka.”

Rep : Naili
Red: Fakhri

Tidak ada komentar: