Gema Takbir Akbar Volume XI; Dari Indonesia untuk Dunia - IKPM KAIRO

Kamis, 23 Agustus 2018

Gema Takbir Akbar Volume XI; Dari Indonesia untuk Dunia

Doc: Penampilan Peserta Lomba Takbiran GETAR Vol XI (20/8)


IKPM, Kairo - Ada yang berbeda dalam perayaan Idul Adha bagi Masisir, Mahasiswa Asing di Mesir, bahkan bagi warga lokal Mesir khususnya di tahun ini. Pasalnya, aula American Future School telah ramai sejak Adzan Maghrib berkumandang, demi menyaksikan spektakulernya rangkaian acara GEMA TAKBIR AKBAR VOLUME XI pada Senin (20/8) ini. Selain Masisir, Mahasiswa Asing yang mengunjungi GETAR kali ini, tidak hanya dari negara ASEAN saja. Bahkan, Pakistan pun ikut memeriahkan acara dengan tampil dalam dua pertunjukan yang berbeda.

"Diselenggarakannya GETAR VOLUME XI ini, tidak bukan sebagai ajang untuk menyebar luaskan dan melestarikan seni budaya Indonesia dan menjadikan even ini sebagai ajang temu dan kerjasama antar organisasi-organisasi mahasiswa Indonesia di Mesir." sambut Adam Huda selaku salah satu ketua panitia pada pembukaan acara. Rangkaian acara pembuka, dimeriahkan juga oleh shalawat kepada Rasulullah Saw oleh grup nasyid Syababu-l-Azhari, kemudian dilanjutkan dengan pemutaran video pembuka serta disambung dengan takbiran oleh Band dari panitia.

"Kebiasaan kita dalam memperingati hari raya ini telah mendarah daging di dalam kalangan umat islam di Indonesia. Dan itu merupakan salah satu budaya kita yang teramat mahal harganya. Karena posisi kita yang berada di negeri Mesir ini, pastinya mendorong kita untuk memperkenalkan pada masyarat dunia akan keberagaman corak budaya Indonesia. Dengan berpondasikan jiwa ikhlas, kami bekerja secara totalitas, tetap menjada solidaritas, membangun kreatifitas tanpa batas." pungkas Novan Hidayat di akhir sambutannya.

Acara dilanjutkan dengan lomba takbiran oleh beberapa kekeluargaan, dan afiliasi lainnya. Di samping itu, tari-tarian daerah mengiringi lomba takbiran tersebut sebagai bahan pengenalan budaya Indonesia kepada dunia internasional, mengingat tema GETAR VOL XI tahun ini adalah "Memperkenalkan budaya takbiran Indonesia kepada masyarakat Mesir, bahkan Dunia."

Muhammad Chudlori selaku Wakil Presiden PPMI Mesir, dalam sambutannya mengapresiasi kerja keras teman-teman IKPM atas terselenggaranya acara yang berlangsung pada malam takbiran tersebut, sekaligus berterima kasih atas kerjasama yang baik dengan mahasiswa asing lainnya. Ini terlihat dari tamu yang berdatangan, bukan hanya berasal dari Indonesia saja, melainkan dunia.

"Kami segenap panitia, khususnya yang terkonsentrasi pada acara merasa bahagia atas berjalannya acara GETAR VOLUME XI ini, melihat antusias para hadirin selama acara berlangsung. Dari panitia pelaksana pun, kami mengapresiasi segenap usaha para panitia yang telah mengkonsep sedemikian rupa hingga dapat memberikan performa yang eksklusif di malam berbahagia itu. Terutama, penampilan nasyid Pakistan yang amat menarik, hingga penonton konsisten menikmati dari awal hingga akhir, meski rela berdiri demi menyaksikan spektakulernya rangkaian acara tersebut." ungkap Mustofa Fadhila selaku panitia pelaksana GETAR VOLUME XI.

"Pesan saya untuk seluruh panitia tahun depan; tegarlah selalu dan jangan mudah terbawa emosi jika ada teguran ataupun komplain yang kurang enak  dari penampil ataupun peserta lomba. selama kita sudah berusaha semaksimal mungkin dan berusaha sebaik mungkin, maka yang terjadi di luar itu adalah hal yang tidak diduga dan hal yg tidak disengaja. Maka untuk menghindari itu, harus lebih tingkatkan ketelitian dan berhati-hati lagi selama acara berlangsung." ujar Kevin Damara selaku ketua panitia pelaksana sebagai pesan untuk GETAR volume selanjutnya.

Keluarga Mahasiswa Banten (KMB) mendapatkan penghargaan sebagai pemenang lomba takbiran pada GETAR VOLUME XI ini, disusul Kelompok Studi Walisongo (KSW) dan Rumah Tahfidz Mesir (RTM) sebagai juara selanjutnya. Kemudian, Himpunan Masyarakat dan Mahasiswa Sumatera Utara (HMM-SU) dinobatkan sebagai penampil terbaik dengan Tari Zapin yang meriahkan acara hingga puncaknya.

Acara yang menghabiskan dana kurang lebih 25.000 pound Mesir ini berlangsung selama kurang lebih 6 jam nonstop memeriahkan malam takbiran idul adha para Masisir.

Rep: AFAD
Red: Fakhri

Tidak ada komentar: