Berkah Ramadhan dan Kunjungan Ayahanda Keempat Kali Berturut-Turut - IKPM KAIRO

Selasa, 07 Mei 2019

Berkah Ramadhan dan Kunjungan Ayahanda Keempat Kali Berturut-Turut

Doc. KH Hasan Abdullah Sahal didampingi Atdikbud KBRI Ustman Syihab, menyalami ketua IKPM Cabang Kairo, Nurman Haris.


Menyambut datangnya bulan suci Ramadhan 1440 H, warga IKPM Cabang Kairo mendapat rezeki berupa kedatangan ayahanda tercinta al-Ustadz KH. Hasan Abdullah Sahal yang sudah 4 tahun berturut turut mendatangi Negeri Kinanah.

Kedatangan beliau pada (3/5) 2019 sekitar pukul 01.00 Clt siang hari, disambut gembira oleh seluruh keluarga besar IKPM Cabang Kairo.  Yang tidak lain salah satu tujuan kedatangannya ialah bertatap muka dengan anak-anaknya, para alumni Pondok Modern Darussalam Gontor yang sedang melanjutkan studi di Mesir.

Dalam adat istiadat Mesir, awal Ramadhan merupakan masa berkumpulnya keluarga besar. Begitupun warga IKPM Cabang Kairo yg tengah bersuka cita di pembuka Ramadhan tahun ini dengan kehadiran ayahanda  dalam Acara Silaturrahmi  Akbar dan Buka Puasa Bersama pada hari Senin (6/5) di American Future School, Nasr City. Yang mana Acara dimulai pada pukul 04.00 sore hari.

Acara silaturrahmi akbar dan buka puasa bersama dengan bapak pimpinan PMDG, KH Hasan Abdullah Sahal, juga dihadiri oleh Atdikbud KBRI Mesir, pak Utsman Syihab dan bapak wakil Duta Besar Indonesia untuk Mesir, Muhammad Aji Surya. Dalam sambutannya, Bapak Aji Surya menyampaikan bahwa anak adalah masa depan keluarga. Dan masa depan bangsa Indonesia adalah para generasi muda. Sudah sepantasnya sebagai generasi muda negara, mahasiswa Kairo turut berjuang memajukan Indonesia dengan belajar segiat mungkin supaya ilmu yang didapat berguna kelak bagi agama, bangsa dan negara.

Acara berjalan lancar, alunan irama Indonesia Raya dan Hymne Oh Pondokku serta pemutaran video dokumentasi berupa sejarah dan aktifitas IKPM Cabang Kairo turut mewarnai jalannya acara. Meskipun acara diadakan pada masa masa ujian termin,  warga IKPM Cabang Kairo tetap antusias hadir dan memenuhi aula sebagai wujud rasa hormat dan cinta seorang murid pada gurunya. Panitia mempersiapkan acara dengan cukup matang. Begitupula para hadirin dengan seksama memperhatikan setiap kata dan kalimat yg terlontar sosok ayahanda yang  dirindukan. Tawa dan canda memenuhi aula bukti bahwa ikatan kerinduan guru terhadap muridnya telah terbalaskan dan begitu pun sebaliknya.

Di awal sambutan, beliau bersyukur karena dengan usia yg sudah semakin bertambah ini beliau masih kuat bepergian hingga negeri Kinanah ini. Hingga dapat bertatap muka dengan warga IKPM dalam keadaan sehat wal afiat. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan poin poin penting untuk diresapi dan diingat ingat kembali.

Salah satu pointnya menyinggung seputar pendidikan. "Seindah indah masa muda adalah masa menuntut ilmu. Maka kembangkan lah ilmu dan potensi yang kamu miliki, mumpung kamu berada dalam negara yg menjadi qiblatnya ilmu," begitu tuturnya. Ustadz Hasan juga tak pernah bosan menasehati alumni-alumninya untuk berjiwa besar dan berhati besar bukan bermulut besar dan berkepala besar. "Ya daakhila Mishro, man mitslakum kastir." Yang memiliki arti, wahai orang-orang yang masuk ke Mesir, orang orang seperti mu banyak jumlahnya. Kalimat ini ditujukan kepada para penuntut ilmu dengan tujuan mengantisipasi diri dari takabur dan riya'.


Di penghujung acara, KH Hasan Abdullah Sahal menutupnya dengan mendoakan kelancaran ujian termin warga IKPM yang dalam waktu dekat akan dilaksanakan. Dilanjutkan dengan buka puasa bersama penyerahan kenang kenangan dan sholat Maghrib berjamaah.

Rep. Nabila Kholifah
Red. Rahmadi Prima

Tidak ada komentar: