Menuju MUCAB, Menilik Derap Akhir Kabinet Cahaya - IKPM KAIRO

Kamis, 20 Juni 2019

Menuju MUCAB, Menilik Derap Akhir Kabinet Cahaya

Doc. Pamflet panitia Mucab IKPM ke-35

MUCAB (Musyawarah IKPM Cabang Kairo) merupakan salah satu rentetan acara yang akan hadir di depan mata seluruh anggota IKPM Kairo beberapa waktu kedepan. Sabtu  (13/7) menjadi tanggal yang dipilih untuk terlaksananya acara. Berbagai persiapan guna regenerasi kepengurusan IKPM telah direncanakan dan mulai dilaksanakan.

Adapun salah satu langkah panitia dalam acara ini ialah merangkum beberapa evaluasi selama kepengurusan, pesan untuk para calon pengurus baru dan pemahaman akan urgensitas MUCAB bagi para anggota.

Ketua IKPM, Nurman Haris Nugroho serta DPO (Dewan Pengawas Organisasi) Ikhda Mar’atul Husna menjadi rujukan utama evaluasi dan pesan untuk pengurus berikutnya. Kantor Sekertariat IKPM menjadi tempat yang dipilih untuk melakukan obrolan santai tersebut.

 Adapun beberapa poin rangkuman yang didapat dari salah satu Ketua IKPM, Nurman Haris Nugroho, yaitu:

1. Perbedaan Sistem Kepemimpinan di Pondok dan di luar Pondok. Ketika di pondok, kita cenderung mengikuti perintah saja tanpa esensi yang dipahami pun semua akan tetap berjalan. Berbeda dengan di luar, kita harus memahami esensi dari setiap perintah agar dapat menjadi suri tauladan yang matang serta mampu mengayomi semua anggota demi berjalannya rantai kepemimpinan.

2. Evaluasi Kepengurusan IKPM. Menjadi ketua harus totalitas, jiwanya, raganya, pemikirannya dan keringatnya sebagaimana semboyan pondok “Bondho bahu pikir lek perlu sak nyawane pisan”. Menghadapi berbagai macam anggota dengan kepribadiaan yang berbeda-beda tentu bukan hal yang mudah. Berprinsip serta siap untuk dikritik adalah sikap yang paling tepat untuk menghadapi masalah tersebut.

3. Pesan untuk Ketua IKPM Selanjutnya. Permasalahan dalam IKPM sebenarnya bukan tentang organisasi. Skill organisasi yang dimiliki para anggota sudah cukup untuk menjadi bekal mereka dalam menjalankan kepengurusan ini. Namun permasalahan terbesarnya ialah pada muamalah antara manusia dan Allah. Bagaimana bisa tetap menjaga muamalah ini dengan baik, benar dan seimbang. Prasangka baik saja tak cukup, diperlukan juga komunikasi antar anggota. Mampu bersikap sesuai keadaan serta siap mengorbankan segala hal, seperti waktu, harta dan tenaga. Demikianlah beberapa hal yang harus dipersiapkan oleh para calon Ketua IKPM selanjutnya.

4. Urgensitas MUCAB. Dalam acara ini kita akan disuguhi laporan hasil kerja yang telah terlaksana selama setahun dalam bentuk tertulis. Diterimanya LPJ dengan baik adalah hasil kerja yang baik. Keikutsertaan para anggota dalam MUCAB akan memberikan pandangan seputar sepak terjang kepengurusan selama setahun dan menjadi salah satu bukti atas terpilihnya para pengurus IKPM baru yang akan mengemban amanat satu tahun kedepan.

Dan di akhir wawancara Nurman menyampaikan pesan sederhana tentang kepemimpinan  “Menjadi seorang pemimpin haruslah dapat mengontrol diri sendiri, dengan itu ia akan mendapatkan jiwa kepemimpinan yaitu tanggung jawab.”

Pembicaraan berlanjut ke  Ikhda Mar’atul Husna dari DPO. Adapun beberapa hal yang disampaikan antara lain:

1. Kepengurusan Selama Setahun ini. Kami selaku Dewan Pengawas Organisasi (DPO) IKPM cabang Kairo mengapresiasi penuh kepada segenap Dewan Pengurus (DP) IKPM cabang Kairo periode 2018-2019 yang telah berjuang, menjalankan amanat dan memberikan yang terbaik kepada almamater selama satu tahun kepengurusan yang luar biasa.

2. Pesan kepada Kepengurusan Selanjutnya. Masinis bisa berubah, tetapi rel tidak boleh berubah. Terbentuknya panitia MUCAB adalah akhir dari kepengurusan DP sekaligus awal lembar baru yang memberi ruang kepada seluruh warga IKPM untuk mengabdi kepada almamaternya. IKPM adalah suatu kelompok majemuk yang di dalamnya terdapat berbagai macam pemikiran, pendapat dan kehendak.

Banyak hal yang akan kita dapatkan saat terjun dalam organisasi. Berbagai pengalaman baru, pelajaran hidup, kesempatan berharga, melatih diri mengatasi berbagai persoalan dengan tepat dan benar, mendewasakan diri terhadap masalah yang dihadapi serta membuka diri untuk menerima pemikiran dan pendapat yang berbeda-beda.

Di akhir kata, Ikhda menyampaikan kutipan kata seputar kepengurusan IKPM “Adanya pergesekan adalah wujud dari pergerakan di dalam organisasi. Persatuan adalah tujuan kita, perbedaan menjadi tantangan kita dan kekompakan adalah kekuatan kita.”

Demikianlah hasil obrolan santai panitia MUCAB bersama Nurman dan Ikhda dari Kabinet Cahaya. Diharapkan dari obrolan ini dapat memberikan pandangan kepada seluruh calon pengurus IKPM baru untuk menjalankan kepengurusan yang akan diemban, serta dapat menyadarkan para anggota akan urgensitas MUCAB itu sendiri, sehingga mendorong seluruh anggota untuk dapat berikutserta dan berpartisipasi dalam acara ini. Aamiin.

Rep. Rima Hasna & Annisa Zahrah
Red. Rahmadi Prima

Tidak ada komentar:

@way2themes