Belum Sempat Disembelih, Domba Kurban Ghazi Ditemukan Tewas - IKPM KAIRO

Senin, 12 Agustus 2019

Belum Sempat Disembelih, Domba Kurban Ghazi Ditemukan Tewas

(Doc) Domba milik angkatan kedatangan 2018, Ghazi, ditemukan tewas (11/8) di kandang pemeliharaan belakang sekretariat IKPM Cab. Kairo.

IKPMKairo - Domba milik angkatan kedatangan 2018, Ghazi, ditemukan mati di kandang pemeliharaan hewan kurban. Tepatnya di belakang sekretariat IKPM Cab. Kairo Ahad(11/8). Kejadian pertama kali diketahui oleh ketua IKPM Cab. Kairo Musthofa Fadhila Akbar.

"Ini namanya musibah yang tidak kita inginkan. Kesannya cukup sedih, lumayan histeris dikalangan masisir. Masalahnya dari pedagang syirkahnya, karena ada yang dimasukin kedalam perutnya dan ketika mati ada air yang keluar dari mulutnya,"ujarnya.

Adam Huda selaku ketua IKPM Cab. Kairo, menyatakan, "kemaren yang membeli otomatis dari panitia, teman-teman IKPM dan senior-senior. Ketika itu jam 14.00 siang seharusnya ada yang jaga tapi dua orang itu gak ada yang jaga dan ketika itu ammu yang disana mengunci kandang dari luar, makanya gak ada yang bisa kedalam dan ketika masuk uda mati."

Tewasnya hewan kurban membuat ketua Ghazi, Muhammad Zaky kecewa. "Kejadian matinya hewan Ghazi yang mungkin tidak bisa kita prediksi, Ini mungkin qodarullah, hewan tersebut mungkin mati sebelum disembelih. Namun kalau perasaan sebagai ketua Ghazi sendiri sedikit agak kecewa, kecewa terhadap pemeliharaan hewan kurban tersebut. Kami juga sangat menyayangkan dan akhirnya dari ketua Ghazi pun mengambil keputusan meminta ganti rugi dari ketua panitia kurban, karena kita tau sendiri ini bukan uang pribadi, jadi saya minta pertanggungjawaban saja, kami minta ganti rugi namun tidak seharga domba yang kemaren, untuk kemaslahatan bersama," ungkap Zaky.

Ketuapanitia kurban, Faizal Reza Amrulloh menegaskan hewan kurban Ghazi yang mati diganti oleh panitia.

"Yang lajnah Ghazi, Yang ngumpulin uang Ghazi, Yang jadi korban Ghazi. agak kecewa, tapi insyaallah dari ketua sendiri siap menggantikan itu," ujar anggota Ghazi Yusuf Apriya Guna.

Kejadian ini cukup menarik perhatian khususnya Dewan Pengawas Anggota (DPO) IKPM, Nurman Haris."Itu belum tau pasti penyebabnya apa. Itu karena kemaren, ketika kita tanya-tanya agak lengah sedikit, pintunya tertutup dan ketika dilihat udah mati. Dan saya dapat kabarnya dirumah, makanya ketika dapat kabar langsung kesini. Mungkin nanti dalam pemeliharaannya kita harus melihat terus dan dipantau, karena ini punya orang bukan punya kita,"ujarnya.

Rep. Sri Ayu Munassaroh
Red. Rahmadi Prima

Tidak ada komentar: