Perjalanan Sejarah dan Rohani (3): Menyelusuri Makam Nabi Shaleh As. dan Nabi Harun As - IKPM KAIRO

Selasa, 01 Oktober 2019

Perjalanan Sejarah dan Rohani (3): Menyelusuri Makam Nabi Shaleh As. dan Nabi Harun As


Nabi Shaleh lahir tahun 2150 SM dan diutus kepada kaum Tsamud yang bertempat tinggal di Madain. Kaum Tsamud merupakan kaum yang pintar otaknya, banyak karya tangannya seperti yang kita ketahui sekarang berupa petra yordan yang sangat luar biasa. Namun disamping itu, mereka merupakan kaum yang suka berfoya-foya dan menggampangkan hal yang mudah.

Doc. Makam Nabi Shaleh As. Tampak dari Luar

Sepertihalnya ujian setiap Nabi yang diutus Allah Swt, kaum Tsamud pun tidak seluruhnya mempercayai dan mau mengikuti Nabi Shaleh As. Mereka meminta bukti kenabian kepada Nabi Shaleh As. dengan meminta agar Nabi Shaleh mengeluarkan hewan dari bongkahan batu besar. Dari yang demikian itulah mukjizat Nabi Shaleh As. ditunjukkan pada kaumnya.

Dari bongkahan batu itu keluarlah onta betina besar yang mana susu onta itu mampu menghidupi seluruh kaum Tsamud. Setelah itu Nabi Shaleh berwasiat agar kaumnya menjaga onta tesebut sebagaimana mereka menjaga ibunya. Akan tetapi mereka tidak menjalankan pesan Nabi Shaleh As.

Pada suatu malam, beberapa dari kaum Tsamud berniat untuk memakan onta tersebut, dengan alasan bahwa susunya saja lezat apalagi dagingnya. Mereka mulai dengan mengendap diam-diam dan memanah kakinya. Dari yang kita ketahui bahwa sekali onta telah terluka dan berdarah maka ia akan langsung tergelempar jatuh. Saat itu pula, onta Nabi Shaleh tergelak jatuh dan kaum Tsamud berdatangan memporak-porandakan onta tersebut. Mereka tidak mengganggap bahwa itu adalah titipan Allah Swt. Dan tidak menjalankan pesan Nabi Shaleh untuk menjaga onta tersebut.

Saat itu Nabi Shaleh sontak berkata, "Tunggu selama 3 hari yang mana azab akan datang," jelas Nabi Shaleh pada kaumnya. Hari pertama dan kedua tiada hal apaun yang menimpa mereka hingga mengatakan bahwa Nabi Shaleh adalah seorang pembohong. Begitupula pada pagi hari ketiga, tiada hal apapun yang terjadi dan mereka kembali mengatakan bahwa Nabi Sholeh seorang pembohong dan bukan seorang nabi. Namun pada sore harinya tanpa mereka sadari yang tengah dalam keadaan berfoya-foya, awan gelap datang dan halilintar menghujani mereka hingga mereka binasa dalam keadaan tersebut.

Begitulah sekilas cuplikan kisah singkat mengenai Nabi Shaleh dan kaum Tsamud yang mampu kita ambil darinya pelajaran. Nabi Shaleh As. dikisahkan meninggal di Makkah. Beberapa pendapat mengatakan bahwa makamnya ada di Makkah, Yordania, dan terakhir di Mesir yang kita ziarahi bersama Armada Jelajah IKPM Cabang Kairo.

Sedangkan kumpulan batu nisan di sekitar makam Nabi Shaleh merupakan makam dari kaum badui yang tinggal di padang pasir.
Adapun makam Nabi Harun As. terletak di seberang kawasan patung lembu Samiri. Makamnya berbentuk bangunan bulat yang bersebelahan dengan bangunan kotak. Nabi Harun merupakan saudara Nabi Musa As. Nabi Musa lahir pada1527 SM dan wafat pada 1407 SM dalam usia 120 tahun. Sedangkan Nabi Harun lahir pada tahun 1530 SM dan wafat 1408 SM dalam usia 123. Dapat dikatakan bahwa Nabi Harun merupakan kakak dari Nabi Musa As.

Doc. Makam Nabi Harun As. Tampak dari Luar

Dari berbagai riwayat yang mengkisahkan tentang letak makam seorang nabi selain Nabi Muhammad Saw. kita tidak bisa menentukan dimanakah letak jasad para nabi yang paling benar. Walau kita tidak tahu hakikat keberadaan jasad tersebut, namun mereka masih hidup dengan rizki Allah. Hal tersebut dilkarenakan nabi-nabi terdahulu jauh terpaut zaman dengan kita kecuali makam Nabi Muhammad Saw. yang jelas bahwa beliau dimakamnkan di rumah Sayyidah Aisyah yang sekarang terletak di Masjid Nabawi di bawah kubah hijau.

Rep:Ummu
Red:

Tidak ada komentar: