Tekankan Urgensi Peran Alumni Al-Azhar, Din Syamsuddin: Harapan Umat Haram Menganggur! - IKPM KAIRO

Senin, 27 Januari 2020

Tekankan Urgensi Peran Alumni Al-Azhar, Din Syamsuddin: Harapan Umat Haram Menganggur!

Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI), Din Syamsuddin kunjungi Kairo pada Ahad (26/01). Pada lawatannya kali ini, Din Syamsuddin menyempatkan diri untuk mengadakan pertemuan dengan sejumlah mahasiswa perwakilan dari Ikatan Keluarga Pondok Modern (IKPM) dan Persatuan Pelajar Islam Muhammadiyah (PPIM) di Aula K.H. Ahmad Dahlan, Markaz Dakwah Muhammadiyah, Hayy Asyir. Pada pertemuan tertutup ini, Din menitikberatkan pada penjelasan seputar tantangan dan tuntutan seorang alumni al-Azhar.

Doc. IKPM

"Anda semua nanti diharapkan, oleh umat oleh bangsa. Dan apapun posisi, atau bahkan profesi, itu sama saja ya. Kita yang belajar agama, belajar di pesantren, di sekolah agama, di universitas apalagi seperti al-Azhar ini, itu haram bagi kita untuk menganggur," paparnya. Ia pun menyatakan bahwa saat terjun ke masyarakat nanti, alumni al-Azhar sebaiknya mengambil posisi yang strategis dan berguna bagi umat dan bangsa.

Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah 2005-2015 ini kemudian menegaskan pada para mahasiswa untuk merancang masa depan sedari dini. Menyusun langkah-langkah strategis, untuk merealisasikan apa yang menjadi tujuan. Ia melihat adanya efek domino terhadap kebangkitan supremasi pendidikan Islam di Indonesia dengan peningkatan kualitas individu, khususnya alumni al-Azhar.

Pada akhir pertemuan, Din Syamsuddin juga memotivasi para mahasiswa untuk terus memiliki semangat, optimisme dan daya saing yang tinggi. "To be good, is not good enough, why not the best. Orang lain bisa, saya kok gak bisa," tandasnya. "Hadapi semuanya, rancang masa depan. Saya termasuk yang optimis dan memang tidak ada kata pesimis dalam sejarah perjuangan kita. Jadilah perekat umat." Ia melanjutkan.

Doc. IKPM

Turut hadir pula Pakar Ekonomi Islam, Wakaf dan Zakat, Dr. Mustafa Dasuqi, Atase Pendidikan dan Kebudayaan (Atdikbud) KBRI Kairo, Usman Syihab, Atase Perdagangan KBRI Kairo, Irman Adi Purwanto Moefthi, Pimpinan Pondok Modern Tazakka, Anizar Masyhadi.

Rep: Inayah
Red: Ummu



Tidak ada komentar: