Awal Mula Keislaman Kaum Anshor - IKPM KAIRO

Jumat, 08 Mei 2020

Awal Mula Keislaman Kaum Anshor

Doc. Google

Dakwah Rasulullah pada musim Haji mendapat respon buruk dari kabilah-kabilah yang datang ke Makkah. Pada bulan Dzulqa’dah tahun 10 kenabian
tepatnya akhir bulan Juni atau awal bulan Juli, Rasulullah kembali ke Makkah
untuk melanjutkan dakwahnya terhadap kabilah-kabilah yang hendak
melaksanakan haji.

Hal ini sudah menjadi kewajiban setiap tahun, orang-orang dari
luar Arab akan berdatangan untuk melaksanakan Haji. Tentunya Rasulullah dan para sahabatnya tidak ingin kehilangan kesempatan ini. Rasulullah mulai mendatangi setiap kabilah-kabilah untuk menyampaikan risalah, mengajak mereka untuk mengikuti agamanya. Akan tetapi tidak sedikit yang menolak ajakan Rasulullah. Dari mulai Bani Amir bin Sa’sa’ah, Bani Muharib bin Khafsah, Bani Fazarah, Bani Ghussan, Bani Marrah, Bani Hanifah, Bani Salim,
Bani Abbas, Bani Nasr, Bani Bakka’, Bani Kandah, Bani Kalb, Bani Haris bin Ka’ab, Bani Udrah, dan Bani Hadarah, namun tidak satupun dari mereka menerima dakwah Rasulullah.

Islamnya kaum Ansar pada musim Haji menjadi awal mula bersinarnya
cahaya Islam di Madinah. Pada tahun ke 11 kenabian Rasulullah sedang berada di
Uqbah (Tempat diantara Mina dan Makkah) dan bertemu dengan 6 Pemuda dari
Bani Khazraj, Yasrib (Madinah). Kemudian Rasulullah mendakwahkan Islam
kepada mereka, membacakan kepada mereka ayat-ayat al-Qur'an. Sontak mereka
saling pandang dan salah satu dari mereka berkata “Apakah kalian mengetahui
sesungguhnya dia adalah nabi yang orang Yahudi janjikan kepada kalian? Apakah
kalian rela didahului oleh kaum Yahudi?” Merekapun menjawab ajakan Rasulullah dan berkata “Sesungguhnya kami sedang meninggalkan kaum kami dalam keadaan bersengketa dengan kaum Yahudi, semoga Allah SWT juga mengumpulkan mereka pada agama-Mu, dan kami akan menyampaikan risalah yang telah engkau sampaikan kepada kami. Dan jika mereka menerima risalah ini,
maka tidak ada Manusia yang lebih mulia dari pada-Mu.”

Islamnya 6 pemuda Khazraj menjadi awal mula islamnya penduduk Yasrib
(Madinah). Hingga tidak tersisa satu rumah pun di Madinah kecuali didalamnya
sudah tersampaikan kalimat Syahadat.

Tidak ada komentar: