Rayakan Kemerdekaan, IKPM Kairo Gelar Seminar Spesial Kemerdekaan - IKPM KAIRO

Jumat, 21 Agustus 2020

Rayakan Kemerdekaan, IKPM Kairo Gelar Seminar Spesial Kemerdekaan

Doc. Seminar Spesial Kemerdekaan IKPM Cabang Kairo

Pada Rabu (19/08), dalam rangka merayakan hari kemerdekaan Indonesia yang ke-75, IKPM cabang Kairo mengadakan seminar spesial kemerdekaan yang mengusung tema ‘Ulama yang intelek bukan intelek yang tahu agama’ melalui via zoom dan YouTube live bersama rektor UNIDA Dr. Hamid Fahmy Zarkasyi, M.Phil.

Tema yang diusung dimaksudkan, agar para penuntut ilmu yang akan menjadi ulama nantinya mengerti betul tentang makna ulama yang intelek dan tidak salah kaprah dalam memaknainya sehingga salah tujuan.

Dimulai dengan menjelaskan definisi ulama, kriteria ilmu yang harus dimiliki hingga ciri-ciri intelektual dan ulama sendiri. Rektor Unida tersebut menyebutkan bahwa tugas utama seorang ulama adalah menjalankan syari’ah, mengamalkan akidah dalam bentuk akhlak, dan menegakkan Islam dari segala aspek kehidupannya. Hal ini digambarkan dalam Al-Qur`an surat Al-Fatir ayat 28.

Tak hanya itu, ulama juga mempunyai tugas intelektual yang harus dipenuhi, yang pertama, mengkaji pemikiran-pemikiran yang berkaitan dengan problem-problem sosial di dalam Islam. Yang kedua, menjelaskan masalah keagamaan kepada masyarakat yang bersumber pada akidah, akhlak dan syari’ah. Yang ketiga, mempunyai tanggung jawab menghidupkan syiar Islam. Kemudian yang terakhir adalah mempertahankan hak-hak umat dan kepentingan umat, dan berjuang menghadapi orang-orang yang memusuhi Islam.

Dr. Hamid Fahmy Zarkasyi juga menekankan lagi agar jangan sampai hanya menjadi intelek yang tahu agama, artinya janganlah belajar ilmu politik lalu agama hanya mengerti sedikit, dan ketika ditanya agama tidak mengerti.

Kata ulama yang intelek dalam pengertian ini adalah Ulama yang mengerti problematika, memahami aspek-aspek keumatan, bisa membaca situasi sosial politik dan ekonomi, serta memberi solusi yang kembali pada al-Qur`an dan sunnah.

Seminar ini ditutup dengan sesi tanya jawab untuk beberapa pertanyaan yang telah diajukan dalam aplikasi zoom. Akhir kalam, rektor UNIDA ini menutupnya dengan menyarankan untuk membaca buku nya yang berjudul ‘MINHAJ’ untuk memahami lebih lanjut tentang makna ulama yang intelek tersebut.

Rep: Haya

Tidak ada komentar: