Angkatan Zaaheda Adakan Rentetan Kajian Keilmuan, Presiden PPMI: Acara seperti inilah yang akan mewarnai keilmuan-keilmuan di Indonesia nantinya - IKPM KAIRO

Jumat, 11 September 2020

Angkatan Zaaheda Adakan Rentetan Kajian Keilmuan, Presiden PPMI: Acara seperti inilah yang akan mewarnai keilmuan-keilmuan di Indonesia nantinya




Kamis (10/9), Farhan Aziz, Presiden PPMI, menghadiri puncak acara keilmuan angkatan Zaaheda, kajian kitab Al-arba’in Fi Fadhaailil al-kalami robbil alamin bersama al ustadz Zia Ulhaq L.c dan sholawat bersama. Rentetan acara keilmuan angkatan zaaheda ini, dimulai dengan majelis qira’ah dan mengupas tuntas kitab ayyuhal walad karya Imam Ghazali.


Majelis ini dilaksanakan di setiap zona daerah, demi mematuhi protokol kesehatan. Lalu acara dilanjutkan dengan khataman qur’an yang dilaksanakan pada hari kamis (10/9). “Tujuanya agar seluruh warga IKPM khususnya angkatan zaheeda  bisa lebih dekat lagi dengan al quran dan mencari barakah dengan membaca dan menghatamkanya,” ungkap Islah selaku ketua IKPM.


Kajian Kitab Al-arba’in Fi Fadhaailil al-kalami robbil alamin Bersama Al-Ustadz Zia Ulhaq L.c, menjadi puncak rentetan acara keilmuan ini. Ia memulai penjelasan dengan mengulas alasan dibalik pemberian nama kitab Al-Arba’in, yaitu karena di salah satu riwayat hadist dikatakan bahwa barang siapa yang menghafal 40 hadist maka pada hari kiamat nanti akan dikumpulkan dengan para malaikat. Dan ia juga memberikan nasihat untuk seluruh mahasiswa Azhar agar terus belajar sampai bisa menguasai berbagai ilmu, “La tatkallam qobla, tata’allam” tegas Zia.


Acara ini diakhiri dengan sholawat bersama dan ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Al-Ustadz Zia Ulhaq L.c.


“Acara ini diharapkan yang akan mewarnai keilmuan Indonesia nantinya,” harap Farhan Aziz, presiden PPMI yang menghadiri acara ini.


Diakhir, Sadam selaku ketua angkatan Zaaheda berharap agar kedepanya bisa lebih baik lagi meskipun keadaan belum terlalu stabil, setidaknya silaturahim tetap dapat terjaga  sesuai dengan protokol kesehatan.


Rep: Ienas Mazaya Hammadah

Red: Haya Fatharani Nabilah 

Tidak ada komentar: